Rangkaian Power suply Sederhana watt kecil

Rangkaian pada gambar adalah Catu Daya Tanpa Regulator (Unregulated Power Supply) 9V 200mA. Rangkaian ini berfungsi mengubah arus bolak-balik (AC) dari jala-jala listrik menjadi arus searah (DC).

Berikut penjelasan fungsi komponen dan cara kerja setiap tahapannya.

1. Transformator atau Trafo (T1)

  • Fungsi: Menurunkan tegangan AC dari jala-jala listrik, misalnya 220V AC, menjadi tegangan rendah sebesar 6,3V AC dengan arus maksimum 0,2A (200mA).
  • Cara kerja: Arus AC pada kumparan primer menghasilkan medan magnet yang menginduksi kumparan sekunder sehingga menghasilkan tegangan keluaran 6,3V AC. Untuk memahami pemeriksaan transformator, Anda dapat membaca artikel cara mengecek lilitan transformator.

2. Penyearah Gelombang Penuh (D1–D4)

  • Fungsi: Mengubah tegangan AC dari trafo menjadi tegangan DC yang masih berdenyut.
  • Komponen: Menggunakan empat buah dioda tipe 1N4007.
  • Cara kerja:
    • Siklus positif AC: Arus mengalir melalui dioda D2 menuju beban atau kapasitor, kemudian kembali ke trafo melalui dioda D4.
    • Siklus negatif AC: Arus mengalir melalui dioda D1 menuju beban atau kapasitor, kemudian kembali ke trafo melalui dioda D3.
    Hasil penyearahan ini adalah tegangan DC gelombang penuh.

3. Filter Penyaring (Kapasitor C1)

  • Fungsi: Menghaluskan denyutan tegangan DC (ripple) dari dioda jembatan agar tegangan keluaran menjadi lebih rata.
  • Komponen: Kapasitor elektrolit sebesar 1000µF / 16V.
  • Cara kerja: Kapasitor mengisi daya saat tegangan keluaran dioda naik dan melepaskan daya saat tegangan turun sehingga mengurangi riak tegangan pada keluaran. Kapasitor filter juga digunakan pada berbagai rangkaian catu daya, termasuk catu daya 5 ampere.

4. Mengapa Tegangan Keluaran Menjadi Sekitar 9V DC?

Tegangan sekunder trafo adalah 6,3V RMS. Tegangan puncak setelah kapasitor terisi dapat dihitung menggunakan rumus berikut:

Vpeak = VRMS × √2

Vpeak = 6,3 × 1,414 ≈ 8,91V

Setelah dikurangi tegangan jatuh pada dua dioda, sekitar 2 × 0,7V = 1,4V saat terbebani, tegangan keluaran dapat mengalami penurunan. Tegangan aktual bergantung pada beban, karakteristik dioda, dan kondisi trafo. Untuk memahami jenis catu daya lainnya, Anda dapat melihat artikel catu daya switching atau AC matic.

Catatan Tambahan

Rangkaian ini tidak dilengkapi IC regulator tegangan seperti 7809. Oleh karena itu, tegangan keluaran sekitar 9V DC bukan tegangan yang diatur secara tetap. Saat tanpa beban, tegangan dapat mendekati atau melebihi nilai tersebut, sedangkan saat dihubungkan dengan beban berat, tegangan keluaran dapat turun di bawah 9V. Perbedaan karakteristik catu daya juga dapat dipelajari melalui artikel modifikasi power supply komputer.

Post a Comment for "Rangkaian Power suply Sederhana watt kecil"